Lagi-lagi, Khilafatul Muslimin Dianggap Ancaman Keutuhan Persatuan Bangsa

Kantor Pusat Khilafatul Muslimin
Kantor Pusat Khilafatul Muslimin

 

Mendadak viral, sepertinya itu kata yang tepat untuk Khilafatul Muslimin. Hal ini tak lepas dengan munculnya aksi penolakan warga bogor terhadap kegiatan Silaturahim dan Syi’ar Kkekhalifahan yang akan diselenggarakaan di Masjid Adz Dzikra oleh Khilafatul Muslimin.

Tak urung berita ini menyebar dan menjadi viral di media-media sosial dengan mengedepankan sangkaan bahwa Khilafatul Muslimin akan mengubah Pancasila dan UUD 1945 sebagai Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tidak hanya sampai disitu, sangkaan lain adalah Khilafatul Muslimin dikaitkan dengan HTI organisasi yang telah dilarang oleh Pemerintah bahkan berhubungan dengan ISIS yang ada di Suriah.

Namun di lain pihak, Hadi Salam sebagai ketua panitia dalam acara Silaturrahim dan Syiar Kekhalifahan dari Khilafatul Muslimin telah menyampaikan dan memastikan bahwa acara tersebut tidak seperti yang disangkakan. Dia menyampaikan dalam dua kali dialog langsung yang diselenggarakan oleh televissi swasta menyatakan bahwa Khilafatul Muslimin justru akan menyatukan semua elemen masyarakat karena Khilafah merupakan sistem hidup yang rahmatan lil alamain tidak berorientasi kekuasaan negara.

Dia melanjutkan bahwa sistem kepemimpinan ini bersifat mendunia sebagaimana ummat Katholik yang memiliki pemimpin yang bernama Paus dan memiliki perwakilan di seluruh negara. Oleh karenanya Sistem Khilafah ini tidak akan bertentangan dengan pihak dan sistem manapun karena merupakan ajaran islam yang rahmatan lil alamin.

Dia pun menambahkan bahwa antara Khilafatul Muslimin, HTI, da ISIS tidak ada kaitan sama sekali. Khilafatul Muslimin bukan HTI dan bukan ISIS.

3768total visits,9visits today

4 comments on Lagi-lagi, Khilafatul Muslimin Dianggap Ancaman Keutuhan Persatuan Bangsa

  1. aneh aneh aja bos bos….kalo mau islam berkembang didik lah umat dgn belajar agama islam yg benar….ajarilah ngaji alqur’an beserta kajian2nya bukan diajari demo…..malulah sama WALIYULLOH yg sdh pada wafat masih bisa mendatangkan manfaat bagi umat….lha kalian yg masih hidup bikin demo buat jalanan macet….merugikan masyarakat….

  2. Setelah gagal, khilafah yg berkelamin politik, kini dimunculkan khilafah jenis kelamin baru, itu pun gak orisinil, copy paste kepausan katolik roma. Sangat tidak kreatif.
    Hebatnya apa sih istilah khilafah, padahal belum ada kejelasan konsep apalagi realnya, kok getol banget.
    Dari pada gitu mending ngurusi kebutuhan riil umat sekitar. Kan lebih jelas.

  3. Siapa yg demo, kami hanya ingin bersilaturrahim dan mensyiarkan kekhalifahan ini, justru khilafah adalah solusi tuntas dunia akhirat, dg bersatu sluruh kaum muslimin dibawah kekhalifahan dan menegakkan hukum Allah.

  4. Khilafah bukan solusi, kenapa Indonesia tidak menggunakan syestem khilafah sebagai idiologi negara? Seperti yang di katakan Gus Dur khilafah tidak wajib “gawa yo apik ora gawe ya apik” Indonesia bagus tidak khilafah sebab di Indonesia Bhineka tunggal eka, berbangsa-bangsa, bersuku-suku, ada Islam, hindu, kristen dan lain-lain. Jika ngotot khilafah terus di benturkan yang ada bukan “Darussalam”(negara yang damai)yang dulu sudah menjadi kesepakatan para ulama kemerdekaan, tapi yang akan muncul adalah perpecahan yang berakibat fatal bagi negara yang bisa di artikan penganut khilafah tidak punya kecintaan terhadap NKRI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *