“Khilafah”, Kewajiban Yang Terabaikan

Kata khilafah sekarang ini semakin popular dibincangkan di berbagai kalangan lapisan masyarakat. Baik obrolan di dalam kajian-kajian ilmu, obrolan santai, pun demikian obrolan dan bahasan di media-media pemberitaan yang tentu memiliki sudut pandang masing-masing dan tujuan masing-masing. Dan sudah menjadi hal yang mesti terjadi bahwa segala sesuatu ada yang setuju, ada yang tidak setuju, dan ada pula yang cenderung memusuhi.

Dalam hal ini, kaitan dengan khilafah, rosulullah SAW telah memberikan petunjuk bahwa sepeninggal rosulullah SAW tidak akan ada nabi lagi tetapi yang ada adalah khalifah yang jumlahnya akan banyak. Dan berkaitan dengan kondisi sekarang ini yang diyakini sebagai masa akhir zaman, beliau pun telah menyampaikan bahwa akan ada dan tegak khilafah yang mengikuti jalan nabi.

Berkenaan dengan petunjuk rosulullah tersebut, tentu sejarah telah membuktikan dan kita ketahui bersama bahwa semua benar adanya. Tegaknya sistem khilafah selama berabad-abad dapat mewujudkan islam yang rahmatan lil alamin, memberikan kejayaan, kemuliaan, keadilan bagi siapa saja yang ada di masa itu.

Lalu bagaimana dengan saat ini? Bagaimana dengan kita? Kita hidup pada masa ini yang akan kita pertanggungjawabkan kelak di hadapan Allah SWT. Sudahkah perintah Allah untuk hidup berjamaah bersatu dalam sistem yang diridhoi-Nya telah kita laksanakan?

Kita dilahirkan pada masa dimana sistem khilafah itu sudah tidak ada. Kita lahir pada masa khalifah tempat mengadukan persoalan dan mencari solusi dalam rangka mencari ridho Allah pun tidak ada. Namun yang lebih penting adalah bagaimana dan apa yang harus kita lakukan saat ini. Karena itulah yang akan kita pertanggungjawabkan kelak di hari akhir. Apakah kita cukup menunggu hadirnya sosok khalifah yang akan hadir ataukah apa yang harus kita perjuangkan untuk kehadirannya?

“Bila ingin buah kelapa maka tanamlah kelapa” dan tentu bila kita ingin khilafah itu ada maka kita pun harus berusaha menghadirkan dan memulainya karena semua tidak akan terjadi bila tidak dimulai. Mau tidak mau bahwa kita sebagai orang yang beriman mempunyai tanggung jawab yang besar saat ini untuk memulai kembali mewujudkan dan menghadirkan kembali khilafah yang mengikuti jalan nabi. Karena kita yang hidup di masa sekarang ini dan itu pun telah disampaikan oleh rosulullah SAW berabad-abad yang lalu.

Oleh karenanya mari kita hadiri dan kita kaji bersama bagaimana solusi terbaiknya Insyaallah di Masjid Akbar Kemayoran, 17-18 November 2018 dengan tema “Indonesia titik awal Kebangkitas Islam Dunia”. Sebagai bentuk pertanggungjawaban kelah di hari akhir.

373total visits,1visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *